Penjelasan kalimat zero conditional, pola pembentukan, dan contohnya


Posts: 77
Topic starter
Trusted member
Joined: 4 years ago

Kalimat zero conditional merupakan salah satu tipe conditional sentence. Namun tidak semua mengerti mengenai kalimat jenis ini. Lantas apa itu kalimat zero conditional?

Pengertian

Zero conditional atau conditional sentence type 0 adalah conditional sentence yang digunakan ketika result/consequence (hasil) dari condition (syarat) selalu terwujud karena merupakan scientific fact (fakta ilmiah) atau general truth (kebenaran umum) yang merupakan habitual activity (kebiasaan).

Condition berada di dalam subordinate clause dengan subordinate conjunction “if” atau “when”, sedangkan result/consequence berada di dalam main clause.

Rumus atau Pola Zero Conditional

Bagian conditional clause (if + condition) dan main clause (result) sama-sama menggunakan simple present tense (verb-1).

Complex sentence

subordinate clause (if + condition) --> main clause (result/consequence)

if/when + simple present --> simple present

If-clause dapat menempati awal atau tengah kalimat. Ketika if-clause menempati awal kalimat, koma ditempatkan sebelum main clause.

Contoh Kalimat Zero Conditional

Positif

  • If I sleep late, I am sleepy at work. habitual activity (Jika saya tidur terlambat, saya mengantuk di tempat kerja.)
  • If you dry fruits or vegetables, they lose their nutrient and calorie. (Jika kamu mengeringkan buah atau sayuran, mereka kehilangan nutrisi dan kalori.)

Negatif

If one doesn’t drink after doing exercise, one gets dehydrated. (Jika orang tidak minum setelah berlatih, orang bakal dehidrasi.)

Interogatif

If we burn paper, does it become ash? (Jika kita membakar kertas, itu menjadi debu?)


Semoga dengan penjelasan di atas dapat menambah pemahaman kita mengenai kalimat zero conditional atau kalimat conditipnal sentence type 0.

Sekian.

1 Reply
Posts: 9
Active member
Joined: 2 years ago

Wow superb, thanks penjelasannya Lintang 👍 👍 👍 

Reply