Forum

Random Questions

Woo-Jin and I ____ basketball after school today. Do you want to play too?

A.
B.
C.
D.

 

Catet !! Grammar ba...
 
Notifications
Clear all

Untuk menyimpan dan melihat nilai rapor hasil tes, silakan register atau log in.


Materi Soal Lainnya

Hasil Latihan Soal Terbaru

Quiz Name Name Date Points Grade
Random questions Fia 11/07/2020 23:50 0.00
Random questions Adil 11/07/2020 23:00 0.00
Random questions Cecilia 11/07/2020 16:19 1.00
Random questions Javadd 11/07/2020 11:33 1.00
Random questions Galuh 11/07/2020 08:55 1.00
Random questions Rahma 11/07/2020 00:28 1.00
Random questions Saha we 10/07/2020 19:48 0.00
Random questions dodik 10/07/2020 14:08 0.00
Random questions Conan McCreary 10/07/2020 12:41 1.00
Random questions Ariani 10/07/2020 09:53 1.00

Showing 1 - 10 from 1422 records

  next page

Catet !! Grammar bagus belum tentu speaking juga bagus  


Posts: 71
(@monarisa)
Trusted Member
Joined: 2 years ago

Menguasai bahasa asing, misalnya Inggris, bukan sekadar jago di atas kertas. Artinya, tidak hanya hafal dan bisa memakai grammar tanpa cela, tetapi juga memahami dan berbicara dengan baik dalam bahasa Inggris.

Nyatanya, kemahiran di atas kertas inilah yang masih banyak ditemui di kalangan pembelajar bahasa Inggris di Indonesia. "Banyak yang jago di grammar, paham ketika mengerjakan soal-soal bahasa Inggris, tapi ketika berbicara akan beda sekali hasilnya," ungkap Center Director English First (EF), Mahardika Halim, belum lama ini.

Menurut Mahardika, kondisi ini terjadi karena lingkungan yang tidak mendukung, termasuk di sekolah. Para siswa sudah terbiasa dengan tes-tes bahasa Inggris, tetapi belum dibiasakan untuk berbicara sesuai kemampuan yang diharapkan.

"Jadi untuk bisa berbicara dengan fasih ya harus 'nyemplung'. Karena banyak juga orang yang enggak pernah belajar bahasa Inggris tapi ketika mereka ke suatu tempat yang masyarakatnya berbahasa Inggris, akhirnya terbiasa untuk berbicara bahasa Inggris," paparnya.

Selain mahir dan fasih berbahasa Inggris, Mahardika juga mengingatkan pentingnya mengetahui budaya di tempat asing. "Misalnya, orang Indonesia tidak akan tersinggung jika ditanya, 'Sudah menikah?' atau 'Sudah punya anak?' Tapi untuk orang bule, itu sesuatu yang tidak sopan," tandasnya.

Kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia sendiri sejatinya masih rendah. Bahkan, kemampuan berbahasa Inggris orang Malaysia dan Vietnam di atas Indonesia. Meski demikian, kemampuan berbahasa Inggris masyarakat Turki dan Iran tidak lebih baik dari Indonesia.

Mengutip data EF Proficiency Index (EPI) 2015, kemampuan berbahasa Inggris orang Indonesia ada di urutan ke-32 dari 70 negara yang disurvei. Lima besar skor tertinggi adalah Swedia, Belanda, Denmark, Norwegia, dan Finlandia. Di level Asia, Indonesia ada di peringkat delapan, di bawah Singapura, Malaysia, dan India.

Source:

https://news.okezone.com/read/2016/05/20/65/1393861/pintar-grammar-belum-tentu-lancar-berbahasa-inggris