Contoh kalimat ekspresi penyesalan menggunakan "I wish I had" dan "If only I had"


Posts: 20
Topic starter
Eminent member
Joined: 2 years ago

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita tidak selalu melakukan segala sesuatunya dengan benar kan? Terkadang, kita melakukan suatu pekerjaan, namun kemudian kita berharap setelah itu kita tidak melakukannya karena ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Dan terkadang, kita menyesal karena tidak berinisiatif untuk melakukan hal tertentu, dan kemudian kita berubah pikiran dan berharap tadi kita melakukannya karena ternyata sebenarnya menguntungkan atau bermanfaat.

Dalam bahasa Inggris ada beberapa ekspresi yang dapat digunakan untuk mengekspresikan situasi seperti di atas tadi yakni ekspresi atau ungkapan rasa menyesal (expressing regret). Kita bisa menggunakan "I wish I had" yang memiliki arti atau makna "Seandainya saya ...". Kita dapat menggunakan ungkapan ini untuk berbicara tentang kehidupan sehari-hari maupun untuk urusan bisnis.

Jadi, misalnya, kita dapat mengatakan:

  • I wish I had studied harder for my test. (Seandainya saya belajar lebih keras untuk ujian saya.)

Atau,

  • I wish I had bought the house last year when it was so much cheaper. (Seandainya saya telah membeli rumah tahun lalu ketika itu jauh lebih murah.)

Kalimat di atas adalah beberapa contoh expressing regret dalam situasi pribadi. Kita bisa mengatakan:

  • I wish I had called her last week. (Seandainya saya meneleponnya minggu lalu.)
  • I wish I had gone to the concert. (Seandainya aku pergi ke konser.) kalimat ini berarti Anda tidak pergi ke konser, dan Anda mengatakan bahwa Anda mendengar dari orang lain bahwa konser itu sangat bagus sehingga Anda menyesal sudah tidak datang ke konser itu.

Dalam konteks urusan bisnis atau pekerjaan kita mungkin mengatakan:

  • I wish I had quoted a better price. (Seandainya saya telah memberi harga yang lebih baik.)
  • I wish I had booked the meeting room earlier. (Seandainya saya telah memesan ruang pertemuan tadi.)

Kita juga bisa menggunakan ekspresi lainnya selain dengan "I wish I had ...". Anda juga bisa menggunakan ekspresi, "If only I had ..." (Kalau saja aku ...)

Contoh kalimatnya:

  • If only I had booked the conference room earlier. (Andai saja aku telah memesan ruang konferensi sebelumnya.)
  • If only I had quoted a better price. (Kalau saja saya memberi harga yang lebih baik.)

Ada kondisi dimana saat kita telah melakukan suatu hal, kemudian kita menyesal padahal seharusnya kita tidak melakukannya sehingga kita berharap bahwa kita tidak melakukannya. Kita bisa mengatakan kalimat berikut ini:

  • I wish I hadn't eaten so much. I was really trying lose weight. I'm supposed to be on a diet. Why did I eat so much? I wish I hadn't eaten so much. (Seandainya saya tidak makan begitu banyak. Saya benar-benar mencoba menurunkan berat badan. Aku seharusnya sedang diet. Mengapa saya makan begitu banyak? Saya berharap saya tidak makan begitu banyak. )
  • I wish I hadn't waited until now to call her. (Seandainya saya tidak menunggu sampai sekarang untuk menelepon dia.)

Contoh lain:

  • I wish I hadn't trusted him/her. (Seandainya aku tidak mempercayainya.)
  • I wish I hadn't invited them. (Seandainya saya tidak mengundang mereka.)

Atau dalam situasi pekerjaan:

  • I wish I hadn't agreed to their proposal. (Seandainya Saya belum menyetujui proposal mereka.)
  • I wish I hadn't paid the contractor already. (Seandainya saya belum membayar kontraktor.) Atau, I wish I hadn't paid the contractor in advance. (Seandainya saya tidak membayar kontraktor di muka .)

Cara lain untuk mengekspresikan hal yang sama adalah mengatakan:

  • If only I hadn't paid the contractor in advance, we could've found another contractor. (Kalau saja aku tidak membayar kontraktor di muka, kita bisa menemukan kontraktor lain.)
  • If only I hadn't agreed to their proposal, I could have considered your offer. (Kalau saja aku tidak menyetujui proposal mereka, saya bisa mempertimbangkan penawaran Anda.)

Jadi Anda sekarang mengetahui bahwa Anda bisa menggunakan I wish I had (Seandainya saya ...), I wish I hadn't (Seandainya saya tidak ...), atau Anda dapat menggunakan if only I had (Kalau saja saya ...) atau if only I hadn't (Kalau saja saya tidak ...).

Semoga bermanfaat dalam menambah ilmu bahasa Inggris kita.