Cara membuat kalimat tanya dan sangkalan menggunakan verb "mind"


Posts: 31
 rara
Topic starter
Eminent member
Joined: 3 years ago

Verb "mind" umumnya kita temukan pada kalimat bentuk tanya dan kalimat sangkalan seperti "Do you mind...?" (Apakah Anda berkeberatan untuk...?) dan "Would you mind...? (Apakah Anda berkeberatan untuk...?). Kedua ungkapan ini digunakan untuk meminta seseorang untuk melakukan sesuatu.

Verb mind boleh diikuti verb bentuk "-ing" ataupun klausa "if".

Perhatikan kalimat berikut ini:

  • Would you like to visit my house? (Sudikah Anda mengunjungi rumah saya?)
  • Would you mind to help me? (Apakah Anda berkeberatan untuk membantu saya?)

Kedua kalimat di atas adalah kalimat yang salah

. Pola kalimat "Would you like+ infinitif to+ objek" adalah susunan kalimat yang benar, tapi "Would you mind+infinitif to+objek" adalah susunan kalimat yang salah. Verb mind memiliki pola kalimat tersendiri yakni:

Would you mind+gerund+objek

Contoh:

  • Would you mind helping me? (Apakah Anda berkeberatan untuk membantu saya?)
  • Do you mind if I smoke? (Bolehkah saya merokok?)
  • Do you mind telling the news? (Apakah Anda berkeberatan menceritakan kabar itu?)
  • I'd like to go home now, if you don't mind. (Saya ingin pulang sekarang, jika Anda tidak berkeberatan.)
  • Would you mind not sitting at here? (Sudikah Anda tidak duduk di sini?)
  • Do you mind to my shutting the window? (Berkeberatankah Anda kalau saya menutup jendela?)

Jawaban untuk kalimat permintaan dengan kata mind harus dengan jawaban negatif. Ini karena menurut kaidah bahasa Inggris, jawaban untuk kalimat pertanyaan negatif dengan "yes" atau "no" tergantung pada jawaban kalimat, bukan pada bentuk pertanyaan.

Contoh:

  • Would you mind waiting here. (Apakah Anda berkeberatan untuk menunggu di sini?)
  • No, I don't mind. (Tidak, saya tidak berkeberatan.)
  • Do you mind the smeel of tobacco? (Apakah Anda berkeberatan dengan bau tembakau?)
  • Not at all. (Sama sekali tidak.)
  • Do you mind if I smoke? (Bolehkah saya merokok?)
  • No, go ahead. (Ya, silakan.)

Verb kala kini atau present tense setelah "I don't mind" memiliki makna future tense, misalnya "I don't mind what you do" (Saya tidak berkeberatan dengan apa yang kau lakukan.). Dengan artian sesuatu itu belum dilakukan, hanya baru akan dilakukan.