Bisakah adjective d...
 

Bisakah adjective dipakai tanpa noun? Bisa

1 Posts
1 Users
0 Likes
552 Views
ChatGPT (versi GPT-4) Gratis, Tanpa Login Tanpa Daftar, 100% FREE to use, Unlimited
Tanya pertanyaan apapun

Bagikan:

danu
Posts: 64
 danu
Topic starter
(@danu)
Member
Joined: 5 years ago

Bagaimana contoh kalimat bahasa Inggris menggunakan adjective tanpa noun?

Biasanya adjective atau kata sifat tidak bisa berdiri sendiri tanpa noun atau kata benda yang diterangkannya. Tapi kadangkala adjective karena hal tertentu dapat berdiri sendiri tanpa noun. Berikut ini situasi dan contohnya:

1. Situasi percakapan tidak resmi, seperti percakapan di dalam suatu kafe.

Contoh:

  • Three pints of coffee please. (Minta kopi pahit tiga pints.)
    Kopi pahit jarang diucapkan "three pints of bitter coffee.
  • He's an automatic. (Ia mempunyai pistol otomatis.)
    Pada buku cerita detektif, kata-kata seperti pistol otomatis umumnya hanya ditulis "automatic" saja.

2. Adjective bentuk superlatif juga diucapkan tanpa disertai noun.

Contoh:

  • I'm the oldest in my family. (Saya yang tertua dalam keluargaku.)
  • Are you the youngest in your family? (Apakah kamu yang termuda dalam keluargamu?)
  • What one do you like the best? The cheapest. (Yang mana yang paling kau senangi? Yang paling murah.)

3. Adjective yang diawali dengan article tertentu seperti "the" juga dapat berdiri sendiri tanpa diikuti noun. Fungsinya untuk menunjukkan kelompok orang atau lapisan masyarakat tertentu. Jadi maknanya bisa berarti jamak. Misalnya, "the dead" (orang yang mati) dapat pula berarti "the dead people (orang-orang yang mati). Adjective seprti ini jumlahnya sedikit. Tidak semua adjective dapat dibentuk seperti itu. Seperti "the happy" artinya bukan berarti orang-orang yang bahagia, "the foreign" bukan berarti orang-orang asing, dan "the disgusting" bukan berarti memuakkan.

Berikut ini contoh beberapa adjective yang umumnya boleh diikuti oleh article tertentu:

  • the blind (tunanetra)
  • the unemployed (tunakarya, pengangguran)
  • the deaf (tunarungu)
  • the sick (orang-orang yang sakit)
  • the rich (orang-orang kaya)
  • the poor (orang-orang miskin)
  • the old (orang-orang tua)
  • the young (orang-orang muda, kaum muda)

Contoh dalam kalimat:

  • The school was established last year for the blind. (Sekolah itu didirikan tahun lalu untuk para tunanetra.)
  • The problem of the unemployed is the significant factor in the economy nowadays. (Masalah pengangguran adalah faktor yang penting dalam ekonomi dewasa ini.)
  • Television subtitle for the deaf. (Teks film televisi untuk tunanetra.)
  • We paid the sick a visit in the hospital last month. (Kami mengunjungi orang-orang sakit di rumah sakit bulan lalu.)
  • He asks from the rich and gives to the poor. (Ia meminta dari orang-orang kaya dan memberikannya kepada orang-orang miskin.)
  • They're collecting money for the poor and needy. (Mereka sedang mengumpulkan uang untuk para fakir miskin.)
  • In the winter the old feel the cold weather more than the young. (Dalam musim dingin orang-orang tua lebih banyak merasakan cuaca dingin daripada orang-orang muda.)
  • The young and the old do not always understand each other. (Orang muda dan orang tua umumnya tidak selalu saling memahami.)