Contoh kosakata bah...
 

Contoh kosakata bahasa Inggris tentang filsafat beserta penggunaannya dalam kalimat

1 Posts
1 Users
0 Likes
1 Views
ChatGPT (versi GPT-4) Gratis, Tanpa Login Tanpa Daftar, 100% FREE to use, Unlimited
Tanya pertanyaan apapun

Bagikan:

Mutianurfa
Posts: 3
Topic starter
(@mutianurfa)
Active Member
Joined: 6 years ago

Apa saja contoh kosakata bahasa Inggris tentang filsafat (philosophy) dan bagaimana contoh penggunaannya dalam kalimat?

Pada tulisan sebelumnya saya telah memberikan daftar contoh kosakata atau vocabulary bahasa Inggris yang berhubungan dengan sejarah (history). Kali ini saya akan memberikan daftar kosakata bahasa Inggris tentang ilmu filsafat. Bagi teman-teman yang masih awam dengan ilmu filsafat, ilmu ini filsafat adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang pertanyaan-pertanyaan mendasar mengenai realitas, pengetahuan, nilai, dan eksistensi manusia. Filsafat berusaha untuk memahami dunia dan tempat kita di dalamnya melalui pemikiran kritis, analisis logis, dan refleksi mendalam.

Filsafat mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti "Apa arti kehidupan?", "Apa sifat realitas?", "Bagaimana kita dapat memperoleh pengetahuan?", "Apa yang membuat tindakan kita benar atau salah?", dan "Apakah ada batasan pada kebebasan kita?". Ia melibatkan eksplorasi konsep-konsep seperti kebenaran, keadilan, moralitas, kebebasan, identitas, dan eksistensi.

Ilmu filsafat juga melibatkan berbagai cabang dan bidang kajian, termasuk etika (moralitas), metafisika (sifat realitas), epistemologi (pengetahuan), logika (pemikiran yang baik), filsafat politik, filsafat agama, estetika (keindahan), filsafat pikiran, dan filsafat bahasa.

Setelah kita mengetahui pengertian ilmu filsafat, berikut ini daftar vocabulary atau kosakata bahasa Inggris tentang filsafat beserta dengan terjemahannya:

  1. Philosophy - Filsafat
  2. Metaphysics - Metafisika
  3. Epistemology - Epistemologi
  4. Ethics - Etika
  5. Logic - Logika
  6. Aesthetics - Estetika
  7. Truth - Kebenaran
  8. Knowledge - Pengetahuan
  9. Reason - Akal
  10. Reality - Realitas
  11. Existence - Eksistensi
  12. Perception - Persepsi
  13. Consciousness - Kesadaran
  14. Mind - Pikiran
  15. Body - Tubuh
  16. Soul - Jiwa
  17. Morality - Moralitas
  18. Virtue - Keutamaan
  19. Goodness - Kebaikan
  20. Evil - Kejahatan
  21. Duty - Kewajiban
  22. Freedom - Kebebasan
  23. Determinism - Determinisme
  24. Free will - Kemauan bebas
  25. Rationality - Rasionalitas
  26. Subjectivity - Subjektivitas
  27. Objectivity - Objektivitas
  28. Perception - Persepsi
  29. Belief - Keyakinan
  30. Skepticism - Skepticisme
  31. Relativism - Relativisme
  32. Empiricism - Empirisme
  33. Idealism - Idealisme
  34. Materialism - Materialisme
  35. Dualism - Dualisme
  36. Monism - Monisme
  37. Solipsism - Solipsisme
  38. Phenomenology - Fenomenologi
  39. Pragmatism - Pragmatisme
  40. Existentialism - Eksistensialisme
  41. Nihilism - Nihilisme
  42. Absurdism - Absurdisme
  43. Hedonism - Hedonisme
  44. Utilitarianism - Utilitarianisme
  45. Deontology - Deontologi
  46. Consequentialism - Konsekuensialisme
  47. Teleology - Teleologi
  48. Causality - Kausalitas
  49. Universals - Universal
  50. Particulars - Partikular
  51. Substance - Zat
  52. Essence - Hakikat
  53. Being - Keberadaan
  54. Becoming - Menjadi
  55. Identity - Identitas
  56. Time - Waktu
  57. Space - Ruang
  58. Reasoning - Penalaran
  59. Deduction - Deduksi
  60. Induction - Induksi
  61. Abstraction - Abstraksi
  62. Concept - Konsep
  63. Proposition - Proposisi
  64. Fallacy - Kesalahan berpikir
  65. Syllogism - Silogisme
  66. Paradox - Paradoks
  67. Dialectic - Dialektika
  68. Hermeneutics - Hermeneutika
  69. Ontology - Ontologi
  70. Epistemological - Epistemologis
  71. Moral - Moral
  72. Ethical - Etis
  73. Rational - Rasional
  74. Irrational - Irasional
  75. Valid - Valid
  76. Invalid - Tidak valid
  77. Sound - Tepat
  78. Unsound - Tidak tepat
  79. Intuition - Intuisi
  80. Conceptualize - Mengkonseptualisasikan
  81. Reflect - Merenungkan
  82. Contemplate - Menghayati
  83. Analyze - Menganalisis
  84. Synthesize - Mensintesis
  85. Speculate - Berspekulasi
  86. Argue - Berargumen
  87. Debate - Berdebat
  88. Critique - Kritik
  89. Reasoning - Penalaran
  90. Fallacious - Salah
  91. Abstract - Abstrak
  92. Concrete - Konkret
  93. Ideal - Ideal
  94. Actual - Nyata
  95. Essence - Hakikat
  96. Phenomenon - Fenomena
  97. Principle - Prinsip
  98. Value - Nilai
  99. Norm - Norma
  100. Perception - Persepsi
  101. Subjective - Subjektif
  102. Objective - Objektif
  103. Cogito ergo sum - Aku berpikir, maka aku ada
  104. Tabula rasa - Lembaran kosong
  105. Utilitarian - Utilitarian
  106. Pragmatic - Pragmatis
  107. Existential - Eksistensial
  108. Nihilistic - Nihilistik
  109. Teleological - Teleologis
  110. Hedonistic - Hedonistik
  111. Deontological - Deontologis
  112. Relativistic - Relativistik
  113. Empirical - Empiris
  114. Rationalistic - Rasionalistik
  115. Metaphysical - Metafisik
  116. Epistemological - Epistemologis
  117. Logical - Logis
  118. Moral - Moral
  119. Aesthetic - Estetis
  120. Dialectical - Dialektis
  121. Transcendental - Transendental
  122. Postmodern - Posmodern
  123. Realism - Realisme
  124. Idealism - Idealisme
  125. Skeptic - Skeptis
  126. Solipsist - Solipsis
  127. Relativist - Relativis
  128. Empiricist - Empiris
  129. Rationalist - Rasionalis
  130. Phenomenologist - Fenomenolog
  131. Pragmatist - Pragmatis
  132. Existentialist - Eksistensialis
  133. Nihilist - Nihilis
  134. Absurdist - Absurdis
  135. Hedonist - Hedonis
  136. Utilitarian - Utilitarian
  137. Deontologist - Deontolog
  138. Consequentialist - Konsekuensialis
  139. Moral relativism - Relativisme moral
  140. Moral absolutism - Absolutisme moral
  141. Moral dilemma - Dilema moral
  142. Ethical responsibility - Tanggung jawab etis
  143. Rationality - Rasionalitas
  144. Irrationality - Irasionalitas
  145. Syllogism - Silogisme
  146. Deductive reasoning - Penalaran deduktif
  147. Inductive reasoning - Penalaran induktif
  148. Fallacy - Kesalahan berpikir
  149. Paradox - Paradoks
  150. Thought experiment - Eksperimen pikiran
  151. Dualism - Dualisme
  152. Materialism - Materialisme
  153. Idealism - Idealisme
  154. Monism - Monisme
  155. Solipsism - Solipsisme
  156. Determinism - Determinisme
  157. Free will - Kemauan bebas
  158. Moral relativism - Relativisme moral
  159. Objectivity - Objektivitas
  160. Subjectivity - Subjektivitas
  161. Rationalism - Rasionalisme
  162. Empiricism - Empirisme
  163. Phenomenology - Fenomenologi
  164. Pragmatism - Pragmatisme
  165. Absurdism - Absurdisme
  166. Hedonism - Hedonisme
  167. Utilitarianism - Utilitarianisme
  168. Deontology - Deontologi
  169. Consequentialism - Konsekuensialisme
  170. Teleology - Teleologi
  171. Causality - Kausalitas
  172. Universals - Universal
  173. Particulars - Partikular
  174. Substance - Zat
  175. Essence - Hakikat
  176. Being - Keberadaan
  177. Becoming - Menjadi
  178. Identity - Identitas
  179. Time - Waktu
  180. Space - Ruang
  181. Reasoning - Penalaran
  182. Deduction - Deduksi
  183. Induction - Induksi
  184. Abstraction - Abstraksi
  185. Concept - Konsep
  186. Proposition - Proposisi
  187. Fallacy - Kesalahan berpikir
  188. Syllogism - Silogisme
  189. Paradox - Paradoks
  190. Dialectic - Dialektika
  191. Hermeneutics - Hermeneutika
  192. Ontology - Ontologi
  193. Epistemological - Epistemologis
  194. Moral - Moral
  195. Ethical - Etis
  196. Rational - Rasional
  197. Irrational - Irasional
  198. Valid - Valid
  199. Invalid - Tidak valid
  200. Sound - Tepat

Berikut ini beberapa contoh penggunaan beberapa kata di atas dalam kalimat bahasa Inggris:

  1. Rationality is important in making logical decisions. (Rasionalitas penting dalam mengambil keputusan logis.)
  2. The concept of time has been a subject of philosophical inquiry for centuries. (Konsep waktu telah menjadi subjek penyelidikan filsafat selama berabad-abad.)
  3. Ethics explores questions of morality and what is considered good or bad. (Etika mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan mengenai moralitas dan apa yang dianggap baik atau buruk.)
  4. The philosopher proposed a new metaphysical theory about the nature of reality. (Filsuf tersebut mengusulkan teori metafisika baru mengenai sifat realitas.)
  5. The fallacy in his argument weakened his overall point. (Kesalahan berpikir dalam argumennya melemahkan poin keseluruhannya.)
  6. The philosopher's work laid the foundation for modern epistemology. (Karya sang filsuf membentuk dasar epistemologi modern.)
  7. The debate between the two philosophers centered around the concept of free will. (Debat antara kedua filsuf tersebut berpusat pada konsep kemauan bebas.)
  8. The principle of utilitarianism suggests that actions should be based on their overall consequences. (Prinsip utilitarianisme menyarankan bahwa tindakan harus didasarkan pada konsekuensi keseluruhannya.)
  9. The study of aesthetics explores the nature of beauty and art. (Studi estetika mengeksplorasi sifat keindahan dan seni.)
  10. The philosopher's argument contained a logical paradox that challenged traditional thinking. (Argumen sang filsuf mengandung paradoks logis yang menantang pemikiran tradisional.)

Itu tadi daftar kosakata bahasa Inggris tentang filsafat beserta dengan contoh penggunaannya pada kalimat.

Topic tags