Percakapan bahasa Inggris tentang kendaraan dan alat transportasi


Posts: 49
 deri
Topic starter
Eminent member
Joined: 3 years ago

Berikut ini beberapa contoh dialog bahasa Inggris mengenai kendaraan dan alat transportasi:

Percakapan 1:

Luna: Where do you want to go? (Kamu ingin pergi ke mana?)

Mea: I want to go to Bali. (Aku ingin pergi ke Bali.)

Luna: How do you go to Bali? (Kamu naik apa ke Bali?)

Mea: I go to Bali by car. (Saya pergi ke bali naik mobil.)

Luna: Why don't you go there by plane? It must be faster. (Kenapa kamu tidak pergi ke sana naik pesawat? Perjalanannya pasti lebih cepat.)

Mea: Yes, it is faster. But, I always go to Bali by car because I can enjoy my journey and visit my favourite places. (Ya, memang lebih cepat. Tetapi, aku selalu pergi ke Bali naik mobil karena aku ingin menikmati perjalanan dan mengunjungi beberapa tempat favoritku.)

Luna: How do you cross Bali straits? (Bagaimana kamu melewati Selat Bali?)

Mea: I cross Bali Straits by ship. (Aku menyeberangi Selat Bali dengan kapal.)

Luna: I see. Have a nice trip Mea. (Oya. Semoga perjalananmu menyenangkan, Mea.)

Mea: Thanks. Nice time. (Terima kasih. Selamat bersenang-senang.)

Percakapan 2:

Mia: Morning. (Pagi.)

Ben: Morning. (Pagi.)

Mia: Do you have class today? (Apakah hari ini kamu ada kuliah?)

Ben: Yes, I have class at 9 (nine) in the morning. (Ya, saya ada kuliah jam 9 pagi.)

Mia: Ho do you go to campus? (Kamu naik apa ke kampus?)

Ben: I go to campus by motorcycle. What about you? How do you go to the office? (Saya pergi ke kampus baik motor. Bagaimana denganmu? Kamu naik apa ke kantor?)

Mia: I go to the office by car. (Saya berangkat ke kantor naik mobil.)

Ben: Do you ever go to the office by public transportation? (Pernahkah kamu berangkat ke kantor naik transportasi umum?)

Mia: Yes, I do. Sometimes I go to the office by bus or taxi. (Ya. Saya kadang-kadang pergi ke kantor naik bus atas taksi.)

Ben: So do I. I sometimes go to campus by bus. It is more relax. (Saya juga. Saya kadang-kadang ke kampus baik bus. Lebih santai.)

Mia: Yes, you're right. (Ya, kamu benar.)

Ben: Well, I need to go. (Baiklah saya harus pergi.)

Mia: Ok, take care. (Baiklah, hati-hati.)