Contoh percakapan b...
 

Contoh percakapan bahasa Inggris tentang countable dan uncountable nouns


Posts: 42
 deri
Topic starter
Joined: 3 years ago

Artikel hari ini saya akan memberikan kalian beberapa contoh dialog tentang Countable Nouns (kata benda yang dapat dihitung) dan Uncountable Nouns (kata benda yang tidak dapat dihitung).

A. Countable Nouns

Countable nouns adalah kata benda yang bisa dihitung langsung tanpa menggunakan satuan/ takaran.

Pembagian Countable Nouns

Countable nouns dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.

1. Singular (tunggal)

Singular atau tunggal menunjukkan benda dalam jumlah satu dan biasanya ditulis dengan didahului kata “a” yang berarti satu atau sebuah. Misalnya, a book (sebuah buku), a pencil (sebuah pensil), a letter (sebuah surat), dan lain-lain.

2. Plural (jamak = lebih dari satu)

Plural menunjukkan benda dalam jumlah lebih dari satu dan biasanya ditulis dengan menambahkan huruf “s” di belakang kata benda.

Misalnya, books (buku-buku), pencils (pensil- pensil), letters (surat-surat), dan lain-lain. Contoh kata benda yang dapat dihitung dalam bentuk singular dan plural

a. Singular (tunggal)

  • a boy = seorang anak laki-laki
  • a girl = seorang gadis
  • a book = sebuah buku
  • a pen = sebuah pena
  • a pencil = sebuah pensil
  • *an apple = sebuah apel
  • *an umbrella = sebuah payung
  • a letter = sepucuk surat
  • a ring = sebuah cincin
  • a chair = sebuah kursi
  • a table = sebuah meja

b. Plural (jamak = lebih dari satu)

  • boys = anak-anak laki-laki
  • girls = gadis-gadis
  • books = buku-buku
  • pens = pena-pena
  • pencils = pensil-pensil
  • apples = apel-apel
  • umbrellas = payung-payung
  • letters = surat-surat
  • rings = cincin-cincin
  • chairs = kursi-kursi
  • tables = meja-meja

*Keterangan:

Kata “a” menunjukkan arti satu atau sebuah. Untuk kata benda yang huruf awalnya memakai bunyi vokal, kata “a ” diubah menjadi “an”

Ciri-ciri Countable Nouns

1. Bentuk tunggal (singular) bisa diubah menjadi bentuk jamak (plural).
2. Bentuk plural bisa menggunakan kata many (banyak), some, dan several (beberapa).
3. Bentuk singular bisa menggunakan “a” atau “an” yang berarti satu. Bentuk plural bisa dibuat dengan menambah huruf “s” atau “es” pada bentuk singular.

Misalnya:

  • a book (sebuah buku) menjadi books (buku-buku),
  • a box (sebuah kotak) menjadi boxes (kotak-kotak),
  • dan sebagainya.

Aplikasi Countable Nouns dalam Dialog

Dialog 1

A : Do you use a pencil to write a letter? (Apakah Anda menggunakan pensil untuk menulis?)

B : No, I don’t. (Tidak.)

A : What do you usually use to write a letter? (Apa yang biasanya Anda pakai untuk menulis?)

B : I usually use a pen to write a letter. (Saya biasanya menggunakan pena untuk menulis.)

A : How many pens do you have? (Berapa pena yang Anda mlliki?)

B : I have two pens. (Saya punya 2 buah pena.)

A : What is the colour of your pens? (Apa wama pena-penamu?)

B : The one is black and another one is blue. (Yang satu berwarna hitam dan yang lain berwarna biru.)

Dialog 2

A : How many boys are there in the classroom? (Ada berapa anak laki-laki di kelas itu?)

B : There are twenty boys in the classroom. (Ada 20 anak laki-laki di kelas itu.)

A : How many girls are there in the classroom? (Ada berapa anak perempuan di kelas itu?)

B: There are twenty-five girls in the classroom. (Ada 25 anak perempuan di kelas itu.)

A: Are they studying? (Apakah mereka sedang belajar?)

B : Yes, they are. (Ya.)

Dialog 3

A : How many cars does your father have? (Berapa banyak mobil yang ayah Anda miliki?)

B : He has three cars. (Ia punya 3 mobil.)

A : What is the colour of his cars? (Apa warna dari mobil-mobilnya?)

B : The first car is black, the second car is blue, and the third car is white. (Mobil pertama hitam, mobil kedua biru, dan mobil ketiga putih.)

A: Who use those cars? (Siapa yang memakai mobil-mobil itu?)

B : My father uses the black car, my mother uses the blue car, and I use the white car to go to school. (Ayah saya memakai mobil hitam, ibu saya memakai mobil biru, dan saya memakai mobil putih untuk pergi ke sekolah.)

Dialog 4

A : Are there any apples in the refrigerator? (Apakah ada apel di dalam kulkas?)

B: Yes, there are. (Ya.)

A: May I eat one of them? (Bolehkah saya makan satu?)

B: Yes, you may. (Boleh.)

A: Are there also any oranges in the refrigerator? (Apakah ada juga jeruk di dalam kulkas?)

B: Yes, there are. (Ya)

A: May I eat one of them? (Bolehkah saya makan satu?)

B: Yes, you may. (Boleh.)

Dialog 5

A: Are the boys on the road side students? (Apakah anak-anak laki-laki di tepi jalan itu para pelajar.)

B: Yes, they are. (Ya)

A: Are the girls in the garden students? (Apakah anak-anak perempuan di taman itu para pelajar?)

B : No, they aren’t. They are singers. (Bukan. Mereka para penyanyi.)

B. Uncountable Nouns

Uncountable Nouns adalah kata benda yang tidak bisa dihitung langsung tanpa menggunakan satuan/takaran.

Contoh Uncountable Nouns

  • coffee = kopi
  • water = air
  • tea = teh
  • butter = mentega
  • flour = tepung
  • food = makanan
  • meat = daging
  • oil = minyak
  • rice = beras
  • bread = roti
  • air = udara
  • wood = kayu
  • cheese =keju
  • salt = garam
  • milk = susu
  • pepper = merica
  • money = uang
  • gasoline = bensin
  • hair = rambut
  • blood = darah
  • ink = tinta
  • petroleum = minyak tanah
  • gold = emas
  • iron = besi
  • sugar = gula
  • tin = timah

Ciri-ciri Uncountable Nouns

1. Hanya memiliki bentuk singular saja dan tidak bisa diubah menjadi bentuk plural (jamak).
2. Untuk menunjukkan banyak, menggunakan kata “much” dan tidak boleh menggunakan kata “many”

Penggunaan Uncountable Nouns dengan Satuan/Takaran
  • three glasses of water
  • a loaf of bread
  • three loaves of bread
  • a cup of coffee
  • two cups of coffee
  • a piece of chalk

Aplikasi Uncountable Nouns dalam Dialog

Dialog 1

A : What do you usually eat for breakfast? (Apa yang biasanya Anda makan untuk sarapan?)

B : I usually eat a loaf of bread for breakfast. (Saya biasanya makan sepotong roti untuk sarapan.)

A : Do you drink a cup of tea every morning? (Apakah Anda minum secangkirteh setiap pagi?)

B : No, I don’t. (Tidak.)

A : What do you usually drink every morning? (Apa yang biasanya Anda minum setiap pagi?)

B : I usually drink three glasses of water. (Saya biasanya minum 3 geias air putih.)

Dialog 2

A : How much water do you usually drink every day? (Berapa banyak air biasanya kamu minum setiap hari?)

B : Usually I drink at least 8 glasses of water every day. (Biasanya paling sedikit saya minum 8 geias setiap hari.)

A : What kind of beverage do you usually drink? (Minuman apa yang biasanya kamu minum?)

B : I usually drink water. (Saya biasanya minum air putih.)

A : Don’t you drink coffee? (Apakah kamu tidak minum kopi?)

B : Sometimes I drink a cup of coffee. (Kadang-kadang saya minum kopi.)

A : Do you also often drink tea? (Apakah kamu juga sering minum teh?)

B : I usually drink tea after eating. (Saya biasanya minum teh setelah makan.)

Dialog 3

A : Do you have much money? (Apakah kamu punya banyak uang?)

B : No, I don’t. I just have a little money. (Tidak. Saya hanya punya sedikit uang.)

A : Can you lend me some money? (Bisakah Anda meminjamkan saya uang?)

B : How much do you need? (Berapa banyak yang kamu butuhkan?)

A : I need three hundred thousand rupiahs. (Saya membutuhkan Rp. 300.000)

B : I am sorry, my money is only one hundred thousand rupiahs. (Maaf, uang saya hanya Rp. 100.000)

A : Never mind. Who can lend me some money? (Tak mengapa. Siapa yang bisa meminjamkan uang kepada saya?)

B : Maybe Ali can help you. He usually has much money. (Mungkin Ali bisa menolongmu. la biasanya punya banyak uang.)

Dialog 4

A : I want to make some cake. (Saya mau membuat kue.)

B : How much sugar do you need? (Berapa banyak gula yang Anda butuhkan?)

A : I need one kilogram of sugar. (Saya membutuhkan 1 kg gula.)

B : How much flour do you need? (Berapa banyak tepung yang Anda butuhkan?)

A : I need three kilogram of flour. (Saya membutuhkan 3 kg tepung.)

B : Do you also need some oil? (Apakah Anda juga membutuhkan minyak?)

A : Yes, I do. (Ya.)

B : How much oil do you need? (Berapa banyak minyak yang Anda butuhkan?)

A : I need two litres of oil. (Saya memerlukan 2 liter minyak.)

Dialog 5

A : Mother wants to make sweet bread. (Ibu mau membuat roti manis.)

B : How much flour does she need? (Berapa banyak tepung yang ia perlukan?)

A : She needs five kilograms of flour. (Ia memerlukan 5 kg tepung.)

B : How much sugar does she need? (Berapa banyak gula yang ia perlukan?)

A : She needs two kilograms of sugar. (Ia memerlukan 2 kg gula.)

B : Does she need some cheese too? (Apakah ia memerlukan keju juga?)

A : Yes, she does. She needs a half kilogram of cheese (Ya. Ia membutuhkan 1/2 kg keju.)

Semoga artikel ini membantu kalian memahami tentang Countable Nouns dan Uncountable Nouns.







Latihan soal conversations

 
Woman: What do you think of my appearance. Do I look okay?
Man: Well, yes but it will be more elegant if you wear a long black dress.
Woman: Alright.
What is the dialogue about?
Man: Where should we take a vacation to this year? Let’s decide soon.
Woman: Well, I’d like to go somewhere warm. How about the beach or we could rent a cabin by the lake.
Man: I think going to the lake must be better.
Woman: Ok dear.
What have they decided?
Man: Excuse me, is this seat taken?
Woman: No, please sit down.
Man: By the way, what is the announcement about?
Woman: Flight ticket 505 to Denpasar is delayed.
What does the man ask the woman when he sees her?
Man: You look very happy. Is it good news?
Woman: Yeah… Guess what? I passed the SNMPTN.
Man: Oh really? That’s awesome! What faculty?
Woman: Medical faculty of Indonesian University.
Man: Wow! Marvelous. You’re going to study to become a doctor. You’ve deserve it, because you’ve been working hard.
Why was the woman look happy?
Man: Hi Ira, congratulations on your promotion. It’s nice to know that you’ll be the new branch manager of this Bank. When are you going to Samarinda?
Woman: Reyhan, what a good friend you are. Thank you very much for your support and supposed to go to Samarinda before November 15 this year.
Man: Good luck then.
Why did the man congratulate the woman?
Man: Why you so sad?
Woman: My pet is lost, she has been missing for a whole day.
Man: You mean your kitty.
Woman: Yes.
What makes the woman sad?
Man: Oh my god, this traffic is making me crazy.
Woman: Absolutely! I think there must be an accident.
Man: I think so too. It’s almost seven o’clock. We’ll be late for school.
Woman: We’d better tell our teacher that we’re coming late, because of the traffic. We hope and pray that traffic will be fine soon and we will not miss the first lesson.
Man: Okay, let’s call her.
What is the best solution they have?
Man: I have been working since seven in the morning and now I’m exhausted.
Woman: Why don’t you take rest for a while?
How does the man feel?
Man: Nana wait! I have good news for you.
Woman: What about?
Man: Now, I’m not just an employee but I’m a manager.
Woman: That’s great! I’m happy to hear that you’ve succeeded in your career.
Man: Thank you, wish me luck.
What does the woman express?
Woman: What’s wrong mike? You look terrible.
Man: I have a terrible cough. I couldn’t sleep last night.
Woman: You should stop smoking. I’m sure, you’ll feel better soon.
Man: Maybe you’re right, this must be because of smoking.
What are they talking about?

 












Latihan soal nouns

“Are those ____?”
”Yes, they are.”
There are not any ____ in gulf.
They are ____.
They are some ____. Are there any ____?
Rinaevi has ____.
“What is Setiawan?”
”He is ____.”
How many ____ do you have?
He asked a slice of ____.
My father raises a lot of ____.
____ are good for children.