Contoh percakapan bahasa Inggris tentang bulan Ramadhan dan pembahasannya


Posts: 43
Topic starter
Eminent member
Joined: 2 years ago

Bulan Ramadhan sebentar lagi yang berarti umat Muslim di dunia akan melakukan kewajibannya untuk berpuasa dan lebih mendekatkan diri secara pribadi kepada Sang Pencipta.

Ramadan (/ˌræməˈdɑːn/; Arab: رمضان‎ Ramaḍān, juga diromanisasikan sebagai Ramazan, Ramadhan, atau Ramathan) adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan puasa (saum) dan memperingati wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad menurut keyakinan umat Muslim. Perayaan tahunan ini dihormati sebagai salah satu dari rukun Islam. Bulan Ramadan akan berlangsung selama 29–30 hari berdasarkan pengamatan hilal.

Dialog dan Terjemahan

Situation: Ahmad and Ali are talking about Ramadhan. Check the following conversation below!
Situasi: Ahmad and Ali berbicara tentang Ramadhan. Periksa percakapan berikut di bawah ini!
Ahmad: Assalamualaikum.
Ahmad: Assalamualaikum.
Ali: Waalaikumsalam.
Ali: Waalaikumsalam.
Ahmad: How is it going, Ali?
Ahmad: Bagaimana kabarnya, Ali?
Ali: I’m fine. Thank you. How about you?
Ali: Aku baik-baik saja. Terima kasih. Bagaimana dengan kamu?
Ahmad: Alhamdulillah. Ramadhan is coming. What is your preparation? Do you have any particular preparation?
Ahmad: Alhamdulillah. Ramadhan akan datang. Apa persiapanmu? Apakah kamu memiliki persiapan khusus?
Ali: I will prepare my self to close to Allah more privately. Because last Ramadhan I didn’t do it well.
Ali: Aku akan mempersiapkan diri untuk mendekat kepada Allah secara lebih pribadi. Karena Ramadhan lalu aku tidak melakukannya dengan baik.
Ahmad: Oh, I’m sorry to hear that. What was wrong?
Ahmad: Oh, aku turut prihatin mendengarnya. Ada apa?
Ali: I was taken to the hospital because I had Pneumonia.
Ali: Aku dibawa ke rumah sakit karena aku menderita Pneumonia (Paru-paru basah).
Ahmad: I’m so sad to hear that.
Ahmad: Aku sedih mendengarnya.
Ali: Thank you, my friend. Tell me about your last Ramadhan?
Ali: Terima kasih, temanku. Katakan padaku Ramadhan terakhirmu?
Ahmad: Well, I had fully fasting until the end of Ramadhan. I enjoyed and was happy to celebrate Idul Fitri.
Ahmad: Ya, aku puasa sampai akhir Ramadhan. Aku menikmati dan senang merayakan Idul Fitri.
Ali: Wow! That’s awesome. Congratulation!
Ali: Wow! Itu luar biasa. Selamat!
Ahmad: Thanks. Ramadhan is a holy month for us as Moeslem, isn’t it?
Ahmad: Terima kasih. Ramadhan adalah bulan suci bagi kita sebagai Moeslem, bukan?
Ali: Yeah. I agree with that. Ramadhan teaches us how to be a better person in faith to Allah.
Ali: Ya. Aku setuju dengan itu. Ramadhan mengajarkan kita bagaimana menjadi orang yang lebih baik dalam iman kepada Allah.
Ahmad: Yes, you are right. Because fasting is not only talked about foods and drinks. The most important is how to control our soul. How to get the discipline to do five times a day. There is no excuse to be lazy during Ramadhan.
Ahmad: Ya, kamu benar. Karena puasa tidak hanya berbicara tentang makanan dan minuman. Yang paling penting adalah bagaimana mengendalikan jiwa kita. Bagaimana disiplin dalam melakukan sholat lima waktu dalam sehari. Tidak ada alasan untuk menjadi malas selama Ramadhan.
Ali: That’s right. What do you think about some people eat in public in Ramadhan before Maghrib?
Ali: Benar. Apa pendapat kamu tentang beberapa orang makan di depan umum pada bulan Ramadhan sebelum Maghrib?
Ahmad: Oh, that is not my concern. I have no idea about that. What about your opinion?
Ahmad: Oh, itu bukan urusanku. Aku tidak ada pandangan untuk itu. Bagaimana dengan pendapatmu?
Ali: Well, I still hard to control my self why I should take part in someone business. It doesn’t mean if I do not care for that but I’m just saying in my mind “Please, God. Change their life to be more respect”.
Ali: Yah, Aku masih sulit mengendalikan diriku sendiri mengapa aku harus ikut campur dengan urusan seseorang. Itu bukan berarti jika aku tidak perduli dengan itu tapi aku hanya mengatakan dalam hati, “Tolong, Tuhan. Ubah hidup mereka menjadi lebih hormat”.
Ahmad: Amien. Because Ramadhan is full of temptation. We have to be more patient.
Ahmad: Amin. Karena Ramadhan penuh dengan godaan. Kita harus lebih sabar.
Ali: Yup. That’s what I mean.
Ali: Yup. Itu yang aku maksud.
Ahmad: I will invite you breaking the fast and dinner together with my family on the first day of Ramadhan. Would you like to come?
Ahmad: Aku akan mengajak kamu berbuka puasa dan makan malam bersama keluargaku di hari pertama Ramadhan. Apakah kamu mau datang?
Ali: Insya Allah. The first Ramadhan will be on Wednesday, 16 May 2018. Am I correct?
Ali: Insya Allah. Ramadan pertama akan diadakan pada hari Rabu, 16 Mei 2018. Apakah saya benar?
Ahmad: Yes, you are. Will you help your mother to make Lebaran cakes?
Ahmad: Ya, kamu benar. Maukah kamu membantu ibumu untuk membuat kue Lebaran?
Ali: Nope. My sister will do that. That’s a women business. I will clean the house as the symbol that I clean my self to be a better person.
Ali: Tidak. Adikku akan melakukan itu. Itu urusan wanita. Aku akan membersihkan rumah sebagai simbol bahwa aku membersihkan diriku untuk menjadi orang yang lebih baik.
Ahmad: Wow! That’s great.
Ahmad: Wow! Itu hebat.
Ali: BTW. It’s almost Dzuhur. Let’s prepare for Mosque.
Ali: Ngomong-ngomong. Sudah hampir Dzuhur. Mari bersiap ke Masjid.
Ahmad: Let’s go.
Ahmad: Ayo pergi.

Pembahasan Materi

Ada beberapa materi yang dapat kalian pelajari pada contoh Dialog Bahasa Inggris tentang Ramadhan di atas dan untuk bisa membuat Dialog Bahasa Inggris Tentang Ramadhan, maka kalian membutuhkan Basic Tenses, Grammar dan Expression untuk dipelajari. Simak penjelasan di bawah ini:

1. Pelajari tentang Tenses
Tenses merupakan hal penting dalam membuat sebuah dialog. Simak pembahasan tentang English Tenses di sini!

Simple Present Tense

Ahmad: Alhamdulillah. Ramadhan is coming. What is your preparation? Do you have any particular preparation?
Ahmad: Oh, I’m sorry to hear that. What was wrong?
Ahmad: I’m so sad to hear that.
Ahmad: Thanks. Ramadhan is a holy month for us as Moeslem, isn’t it?
Ali: Yeah. I agree with that. Ramadhan teaches us how to be a better person in faith to Allah.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Simple Present Tense.
Present Continuous Tense

Situation: Ahmad and Ali are talking about Ramadhan. Check the following conversation below!

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Present Continuous Tense.
Simple Future Tense

Ali: I will prepare my self to close to Allah more privately. Because last Ramadhan I didn’t do it well.
Ahmad: Yes, you are. Will you help your mother to make Lebaran cakes?
Ali: Nope. My sister will do that. That’s a women business. I will clean the house as the symbol that I clean my self to be a better person.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh kalimat Simple Future Tense.
Simple Past Tense

Ali: I will prepare my self to close to Allah more privately. Because last Ramadhan I didn’t do it well.
Ahmad: Oh, I’m sorry to hear that. What was wrong?
Ali: I was taken to the hospital because I had Pneumonia.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh kalimat Simple Past Tense.

2. Pelajari tentang Grammar
Selain Tenses, Grammar pendukung memegang peranan penting dalam sebuah percakapan, seperti:

Imperative Sentence

Ali: Thank you, my friend. Tell me your last Ramadhan?
Ali: BTW. It’s almost Dzuhur. Let’s prepare for Mosque.
Ahmad: Let’s go.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh Imperative Sentence.
Question Tags

Ahmad: Thanks. Ramadhan is a holy month for us as Moeslem, isn’t it?

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Question Tags.
Passive Voice

Ali: I was taken to the hospital because I had Pneumonia.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Passive Voice.

3. Pelajari tentang Expression
Kalian dapat menggunakan beberapa Expression dalam sebuah percakapan, seperti contoh di atas.

Expression of Opinion

Ahmad: Thanks. Ramadhan is a holy month for us as Moeslem, isn’t it?
Ahmad: Yes, you are right. Because fasting is not only talked about foods and drinks. The most important is how to control our soul. How to get the discipline to do five times a day. There is no excuse to be lazy during Ramadhan. 
Ali: That’s right. What do you think about some people eat in public in Ramadhan before Maghrib?

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Expression of Opinion.
Agreement and Disagreement

Ali: Yeah. I agree with that. Ramadhan teaches us how to be a better person in faith to Allah.
Ahmad: Yes, you are right. Because fasting is not only talked about foods and drinks. The most important is how to control our soul. How to get the discipline to do five times a day.
Ali: That’s right. What do you think about some people eat in public in Ramadhan before Maghrib?

Kalimat yang bercetak tebal merupakan penggunaan dari “Agreement“.
Expression of Admiration

Ali: Wow! That’s awesome. Congratulation!

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Expression of Admiration.
Expression of Sympathy

Ahmad: Oh, I’m sorry to hear that. What was wrong?
Ahmad: I’m so sad to hear that.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh Expression of Sympathy.
Semoga materi dialog bahasa Inggris ini bermanfaat.

Topic tags