...

Contoh percakapan bahasa Inggris ekspresi certainty dan uncertainty lengkap


Posts: 97
 mona risa
Topic starter
Member
Joined: 4 years ago

Bagaimana contoh percakapan bahasa Inggris ekspresi certainty dan uncertainty lengkap?

Sebelumnya saya sudah membahas mengenai contoh kalimat expression certainty dan uncertainty dan saat ini saya akan memberikan contoh mengenai percakapan yang berkaitan dengan ekspresi kepastian dan ketidakpastian/keraguan tersebut. Berikut ini beberapa dialog singkatnya:

Contoh percakapan expressing certainty

Percakapan 1:

Sarah: Hi, do you think you will pass the exam? (Hai, apakah menurutmu kamu akan lulus ujian?)

Lisa: Yes, of course. (Ya, tentu.)

Sarah: I think it is hard to pass the exam. Why do you think like that? (Saya pikir itu sulit untuk lulus ujian. Mengapa kamu berpikir seperti itu?

Lisa: Why not? I have prepared everything for the exam. (Mengapa tidak. Saya telah mempersiapkan segalanya untuk ujian.)

Percakapan 2:

Clara: Will Diana come here on time? (Akankah Diana datang ke sini tepat waktu?)

Tiara: Yes, I’m sure. (Ya, saya yakin.)

Clara: How do you sure? (Bagaimana kamu yakin.)

Tiara: She is never late before. (Dia tidak pernah terlambat sebelumnya.)

Percakapan 3:

Sandra: You look so sad. Do you get a problem?

Fitri: No, I don’t.

Sandra: Really?

Fitri: Yes, of course.

Percakapan 4:

Tara: Are you sure you will go? (Apakah kamu yakin kamu akan pergi?)

Dika: Yes, I’m sure. (Ya, saya yakin.)

Tara: Where do you go? (Ke mana kamu akan pergi?)

Dika: I will go to Spain. (Saya akan pergi ke Spanyol.)

Tara: Can you cancel it? (Bisakah kamu membatalkannya?)

Dika: I’m sorry, I can’t. (Maafkan saya, saya tidak bisa?)

Tara: I will miss you. (Saya akan merindukanmu.)

Percakapan 5:

Toni: Do you think our team will lose the competition?

Neil: No, I’m sure.

Toni: Do you think so?

Neil: Because we will do the best.

Contoh percakapan expressing uncertainty

Berikut ini contoh expressing uncertainty.

Percakapan 1:

Neil: It seems, John is good boy. (Kelihatannya, John adalah anak yang baik.)

Diego: I doubt it. (Saya meragukannya.)

Neil: Why? (Mengapa?)

Diego: He hit me yesterday. (Dia memukulku kemarin.)

Percakapan 2:

Winda: Hey, don’t you know that our school will be evicted tomorrow? (Hei, tidakkah kamu tahu bahwa sekolah kita akan digusur besok?)

Santi: I’m not sure. Are you kidding? (Saya tidak yakin. Apa kamu bercanda?)

Winda: No, it is serious. (Tidak, ini serius.)

Risa: I don’t believe this is true. (Saya tidak percaya ini benar.)

Winda: Well, I only tell what I know. (Yah, saya hanya menceritakan apa yang saya tahu.)