Contoh narrative te...
 

Contoh narrative text bahasa Inggris 'Legenda bulan dan sagu di Ibuanari'

1 Posts
1 Users
0 Likes
1 Views
ayudia
Posts: 18
Topic starter
(@ayudia)
Member
Joined: 6 months ago

Bagaimana contoh cerita narrative text bahasa Inggris?

Hello teman-teman semua, saya Ayudia akan memberikan contoh narrative text bahasa Inggris berupa cerita legenda yang berasal dari Manokwari, Provinsi Papua Barat berjudul Kisah 'Bulan dan Sagu di Ibuanari' atau yang dalam bahasa Inggris disebut 'The legend of moon and sago in Ibuanari'. 

Bagi teman-teman yang lupa mengenai pengertian narrative text dan legenda (legend), saya akan sedikit membahasnya kembali. Narrative text atau teks naratif adalah suatu cerita fiksi atau imajinatif yang dibuat untuk menghibur pembacanya. Sedangkan legenda adalah cerita yang tidak diketahui siapa pengarangnya namun dianggap benar-benar terjadi oleh masyarakat karena berkaitan dengan peristiwa sejarah atau asal-usul suatu tempat. 

Langsung saja berikut ini ceritanya beserta dengan terjemahannya:

The legend of moon and sago in Ibuanari

When you fly from Manokwari to the Sub District of Kobar you will have a bird's eye view of a small village named Kebar where sago trees grow abundantly.Sago is the staple food of the Papuans. But it is said that in the ancient time the people of Ibuanari in the east of Sub District Kobar did not grow sago. They often killed and robbed sago and other valuable goods from the strangers who passed by the region. One night, when full moon was rising on the horizon, a lot of people came out to admire the beauty of the celestial body. They also wandered whether they could catch and serve it with sago for dinner.

Boriel Ariks, the chief of the tribe, then sought a way how to catch the appetizing yellow thing which looked easily reachable. After a long deliberation with his people, Boriel Arks decided to build a tall tower in order that they could reach the moon. First, they had to clear the vast land of the trees, which were used as the material to build a tower in the middle of a vast plain resembling a desert with almost no tree growing on it.

One fine evening, when the moon looked very clear in the sky, Boriel Ariks accompanied by some brave and strong men he had selected carefully, began to climb the tower. Each was supplied with a long pole and piece of bamboo tube to store some sago. How good it would be to eat some sago and a little bit of the moon., they thought! In the meanwhile the women and the children were waiting around the tower. The men rushed wildly to climb the tower. But the tower was not strong enough to bear the weight of so many people. It declined and collapsed helplessly. Many people died including Boriel Arks. The bamboo tubes containing sago were broken and scattered their content on the ground.

Present people of Ibuanari believe that a consequence of the incident it is impossible for them to outnumber the people of Jandura who live in the neighborhood. They also believe that the sago flour scattering on the ground later on grew into sago trees which are found today in the ground covering tens of hectares in Ibuanari. Customorily people of Ibuanari will leave their fields after enjoying their crop and move to some other forest to start a new field. Thus it is expected that the abandoned field will soon be reforested. Cutting trees aimlessly is a strict taboo among people of Ibuanari.

Terjemahan:

Legenda bulan dan sagu di Ibuanari

Saat Anda terbang dari Manokwari ke Kecamatan Kobar, Anda akan melihat pemandangan desa kecil bernama Kebar di mana pohon sagu tumbuh subur. Sagu adalah makanan pokok orang Papua. Namun konon pada zaman dahulu masyarakat Ibuanari di sebelah timur Kecamatan Kobar tidak menanam sagu. Mereka sering membunuh dan merampok sagu dan barang berharga lainnya dari orang asing yang melewati wilayah tersebut. Suatu malam, ketika bulan purnama muncul di cakrawala, banyak orang keluar untuk mengagumi keindahan benda langit itu. Mereka juga berkeliaran apakah mereka bisa menangkap dan menyajikannya dengan sagu untuk makan malam.

Boriel Ariks, kepala suku, kemudian mencari cara bagaimana menangkap benda kuning yang tampak menarik dan mudah dijangkau itu. Setelah musyawarah panjang dengan rakyatnya, Boriel Arks memutuskan untuk membangun sebuah menara tinggi agar mereka bisa mencapai bulan. Pertama, mereka harus membersihkan tanah yang luas dari pepohonan, yang digunakan sebagai bahan untuk membangun menara di tengah dataran luas yang menyerupai gurun yang hampir tidak ada pohon yang tumbuh di atasnya.

Suatu malam yang cerah, ketika bulan tampak sangat cerah di langit, Boriel Ariks ditemani oleh beberapa pria pemberani dan kuat yang telah dipilihnya dengan cermat, mulai memanjat menara. Masing-masing dilengkapi dengan tiang panjang dan potongan tabung bambu untuk menyimpan sagu. Alangkah enaknya makan sagu dan sedikit bulan, pikir mereka! Sementara itu para wanita dan anak-anak sedang menunggu di sekitar menara. Orang-orang bergegas dengan liar untuk memanjat menara. Tapi menara itu tidak cukup kuat untuk menahan beban begitu banyak orang. Itu menurun dan runtuh tak berdaya. Banyak orang tewas termasuk Boriel Arks. Tabung bambu berisi sagu pecah dan isinya berserakan di tanah.

Masyarakat Ibuanari saat ini percaya bahwa akibat dari kejadian tersebut tidak mungkin mereka melebihi jumlah penduduk Jandura yang tinggal di lingkungan tersebut. Mereka juga percaya bahwa tepung sagu yang bertebaran di tanah kemudian tumbuh menjadi pohon sagu yang ditemukan saat ini di tanah seluas puluhan hektar di Ibuanari. Biasanya masyarakat Ibuanari akan meninggalkan ladang mereka setelah menikmati hasil panen mereka dan pindah ke hutan lain untuk memulai ladang baru. Dengan demikian diharapkan lahan yang terbengkalai segera direboisasi. Menebang pohon tanpa tujuan adalah hal yang tabu di kalangan masyarakat Ibuanari.

Itu tadi contoh narrative text bahasa Inggris 'Legenda bulan dan sagu di Ibuanari'.