Contoh kalimat ekspresi rasa penyesalan dalam bahasa Inggris


Posts: 90
Topic starter
Trusted member
Joined: 3 years ago

Ekspresi perasaan menyesal (regret expression) terhadap sesuatu yang telah kita lakukan atau tidak dilakukan. Dalam bahasa Inggris, kita dapat mengungkapkan rasa penyesalan menggunakan beberapa cara seperti di bawah ini:

Menggunakan wish atau if only

I wish / if only + Past perfect

Contoh kalimat:

  • Bondan wish He had worked harder. (Bondan berharap dia dapat bekerja lebih giat lagi.)
  • If only I hadn’t eaten so much. (Jika saja aku tidak makan terlalu banyak.)

Menggunakan conditional sentence type 3

If + past perfect + would + have + past participle

Contoh kalimat:

  • If I had worked hard, I would have passed the exam. (Jika saja aku sudah bekerja keras, aku pasti sudah lulus ujian)
  • I f I hadn’t eaten so much, I wouldn’t have been sick. (Jika saja aku tidak makan terlalu banyak, aku tidak mungkin jadi sakit.)

Menggunakan should have

kita juga  menggunakan modal should:

Should have + Past Participle

Contoh kalimat:

  • I should have sent him an invitation. Aku seharusnya sudah mengirikan nya undangan
  • He should have done the work. Seharusnya dia sudah menyelesaikan pekerjaan itu.

Menggunakan I regret…

Kita bisa juga menggunakan yang ini:

regret + Verb + ing

Atau

regret + Noun

Contoh kalimat:

  • Indra doesn’t regret loving her. Indra tidak menyesal telah mencintainya
  • I regret the things I didn’t do. Aku menyesal tidak melakukan hal itu.

Menggunakan "Sorry."

Ini adalah ungkapan mohon maaf dalam berbagai situasi dan keadaan.

Contoh.

  • When we bump into someone on the street (“Sorry!”) Ketikakita bertabrakan dengan seseorang di jalan (“Maaf!”)
  • When we want to get someone’s attention (e.g. to go past them on a train. “Sorry, excuse me”) ketika kita ingin mendapatkan perhatian dari seseorang.
  • When we are sympathizing with someone (e.g. “I’m sorry to hear that”) ketika kita merasa simpati terhadap seseorang. I’m sorry to hear that.

Sorry ini adalah ungkapan permintaan maaf tapi sifatnya lemah. Tidak kuat dan serius.

Yang lebih kuat adalah Sebagai Berikut :

I’m so / very / extremely / terribly sorry.

Contoh.

  • “I’m so sorry I didn’t come to your party yesterday.” Aku mohon maaf aku tidak bisa datang ke pesta mu kemarin.
  • “I can’t believe I forgot the tickets. I’m terribly sorry!” sungguh aku tak percaya, aku lupa membawa tiket, aku sangat mohon maaf.

Menggunakan How careless of me!

Ini digunakan ketika mengkritik diri sendiri karena telah berbuat kesalahan.

Contoh.

  • “I just broke a glass, how careless of me! I’ll buy you a new one.” Aku baru saja memecahkan sebuah kaca, begitu cerobohnya aku. Aku akan membelikannya yang baru.

Ini kita gunakan ketika kita sadar kita telah berbuat salah.

Menggunakan I shouldn’t have…

Contoh kalimat:

“I shouldn’t have shouted at you last night. I didn’t mean what I said.” Seharusnya aku tidak berteriak dekat kuping mu malam lalu, aku tidak bermaksud begitu.

Menggunakan It’s all my fault.

Ini digunakan ketika kita merasa bertanggung jawab atas sesuatu.

Contoh.

“It’s all my fault we missed the train. I should have woken up earlier.” Ini semua kesalahan ku, sehingga kita ketinggalan kereta, seharusnya aku bangun lebih pagi.

Menggunakan Please don’t be mad at me.

Ini ungkapan formal yang biasa digunakan ketika kita telah melakukan sesuatu kesalahan dan kita tidak mau orang lain marah terhadap kita.

Contoh.

“Please don’t be mad at me but I have to cancel our plans this weekend.” Kumohon jangan marah pada ku, tapi kita harus menunda rencana kita pecan ini.

Menggunakan I hope you can forgive me / Please forgive me.

Ini digunakan untuk memohon maaf atas kesalahan yang kita buat. Sehingga membuat mereka kecewa.

Contoh.

“I acted awfully last night and I know I embarrassed you. I hope you can forgive me.” Aku telah berprilaku berlebihan malam lalu, aku malu pada mu, aku harap kamu dapat memaafkan ku.

Menggunakan I cannot say/express how sorry I am.

Ini permohonan sangat serius atau lebih kuat. Lebih kuat dari sorry.

Contoh.

“I cannot express how sorry I am for telling James your secret. I had no idea he would break up with you.” “Akutidak bisa mengungkapkan betapa aku menyesal untuk memberitahu James rahasia Aku tidak tahu dia akan putus putus dengan kamu”

Menggunakan I apologize for… / I’d like to apologize for…

Ini ungkapan lebih formal dari sorry.

Contoh:

“I apologize for the delay in replying to your email.” Aku mohon maaf atas keterlambatan ku membalas email kamu.
Please accept my (sincere) apologies.

Ini sangat formal untuk memohon maaf.

Contoh.

“Please accept my sincere apologies for the mistake. We will refund the money to your account immediately.”Harap terima permintaan maaf tulus untuk kesalahanku ini. Kita akan mengembalikan uang untuk account segera.”


Semoga bermanfaat 🙂